Tags : Esai Benny Arnas

Prosa Perjalanan: Sebuah Dokumenter Naratif

Jawa Pos, 23 Agustus 2025 Prosa perjalanan yang ideal bagi saya adalah kesetiaan yang lentur: jujur pada inti pengalaman, tetapi tidak kaku pada bentuk penceritaan. Oleh Benny Arnas Bagi saya, prosa perjalanan adalah dokumenter naratif yang menyimpan denyut hidup di dalam kata-kata. Ia tidak sekadar memindahkan catatan dari buku harian ke halaman cetak, tetapi memilih, […]Read More

SORE: Cinta Adalah Mesin Waktu Paling Sederhana

Sore: Istri Masa Depan (Cerita Films, 2025) adalah salah satu karya naratif yang menyeret kita ke dalam realitas rekannya. Kita tahu itu fiksi, tapi kita malah rela menunggu. Film ini bukan hanya bicara tentang mesin waktu. Lebih dari itu, Sore membuat saya berpikir ulang tentang reinkarnasi, prakognisi, dan déjà vu – tiga konsep lintas spiritualitas, psikologi, dan fiksi yang […]Read More

Upaya Membumikan Cerita

Oleh Benny Arnas Asyikasyik.com, 9 Februari 2025 Kita mulakan tulisan ini dari pertempuran laut terbesar pertama yang terekam dalam sejarah; Pertempuran Salamis. Dua kekaisaran besar—Persia dan Yunani—terlibat dalam kecamuk yang terletak di selat sempit yang memisahkan Pulau Salamis dan Pelabuhan Pireus. Perang yang berlangsung pada 28 September 480 SM itu akhirnya dimenangkan oleh Yunani melalui […]Read More

Merilis Kerja Buruk

Oleh Benny Arnas “Orang besar berbicara tentang ide-ide, orang biasa berbicara tentang kejadian sekitar, dan orang kecil berbicara tentang orang lain.” Kata-kata Eleanor Roosevelt di atas sangat bagus untuk dikutip mulanya. Namun perjumpaan saya dengan sejumlah orang yang, atas iman pada kutipan Roosevelt tersebut, saya labeli sebagai Orang Besar, membuat saya refleks mengoreksi unsur yang […]Read More