Bagaimana mungkin kita mengira bahwa keselamatan, akhlak, dan kejernihan batin memerlukan bacaan yang tak terhitung?Read More
Melalui membaca, proses keraguan itu ditempatkan dalam ruang aman … Oleh Benny Arnas _______Bayangkan duduk di sebuah bangku kayu di sudut perpustakaan kampus. Cahaya matahari menembus jendela tinggi, jatuh di atas rak-rak buku yang tersusun rapi. Suara langkah mahasiswa, tuts keyboard, dan bisik-bisik diskusi mengisi ruang. Di tengah hiruk-pikuk itu, sebuah buku dibuka, dan dunia […]Read More
Sebab kita tidak bisa merasa dekat dengan sesuatu yang hanya kita sentuh sekali. Read More
Kalau benar manusia diciptakan untuk tidak terburu-buru, mungkin membaca adalah perpanjangan dari naluri purba itu.Read More
Kadang pengetahuan justru melekat di suara yang diulang setiap hari, di ingatan yang dijaga bersama, dan di cara masyarakat merawat teks-teks Oleh Benny Arnas _______Subuh di Downtown Kairo membawa denyut yang tidak kuprediksi. Suara azan belum selesai ketika di gang sempit di luar apartemen kudengar gumaman ayat. Seorang lelaki lewat dengan tas plastik, menggumam pelan […]Read More
Membaca menuntut perhatian, refleksi, dan pengulangan mental, hal-hal yang juga dibutuhkan untuk benar-benar mendengar. Read More
... kalau seseorang merasa lelah setelah membaca beberapa halaman, itu adalah tanda bahwa tubuh dan pikirannya bekerja dengan benar. Read More
Jika pembaca rakus mendapat manfaat berupa pengetahuan, pembaca malas mendapat manfaat berupa reputasi yang terselamatkan.Read More
Waris Dirie adalah bukti bahwa halaman yang dibuka bisa membuka hidup. Read More
Kesadaran ekologis adalah syarat minimum untuk tetap layak disebut manusia yang sedang belajar.Read More