Dimuat Cagak.id, Sabtu, 8 November 2025 Gulungan azimat terbuka. Aroma debu dari samar rajah mengudara. Petang itu, jarum jam mampir di angka lima. Tapi langit Leiden masih menyala seperti bakda Zuhur di Lubuklinggau. Meski gerimis sempat renyai dari pagi, sejak tiga puluh menit yang lalu sinar matahari tumpah menguyupi kota yang akan saya tinggalkan lima […]Read More
Kita mengenal kegembiraan membaca seperti mengenal degup jatuh cinta. Read More
Kabar baik hanya untuk orang yang baik.Read More
Karena sesungguhnya, membaca yang bernilai adalah membaca yang mendorong perbuatan. Read More
Membaca, seperti cahaya pagi, hanya akan datang ketika kita membuka jendela.Read More
Membaca, ketika sudah menjadi bagian hidup, bukan hanya mengisi kepala, tapi juga menambatkan hatiRead More
Betapa menyedihkan belajar namun tak bersedia terlihat bodoh. Waktu terbuang, materi melayang, tetapi jatah salah, yang seharusnya habis dipakai dalam proses belajar, justru tidak pernah berkurang.Read More
Manusia tidak pernah benar-benar jatuh cinta pada pengetahuan. Yang manusia cintai adalah apa yang pengetahuan izinkan untuk mereka bayangkan.Read More
Dan mereka yang malas membaca, cepat atau lambat, akan selalu ditinggal.Read More
Tempat mereka yang bersikap netral di hadapan kejahatan adalah inferno: kerak neraka! Read More