Benny Arnas

https://bennyarnas.com

Penulis & Pegiat Literasi

Kebahagiaan, Surga, dan Formula Antikematian

Kematian, hari ini, adalah hiburan paling manjur bagi kebahagiaan yang selalu gagal menafkahi orang-orang yang kurang beruntung secara ekonomi, fisik, dan nasib baik. Tah, pada akhirnya orang kaya atau artis cantik atau Youtuber superkaya akan mati juga. Hal paling luar biasa yang turun ke Bumi yang kian renta ini adalah tetap tidak ditemukannya formula antikematian!Read More

Shapiro dan Palestinisme Kita

Karena menampilkan foto bayi yang terbakar membuat unggahan ini potensial mendapat peringatan, penulis pun menggunakan tangkapan layar video pemuda sipil Palestina tanpa senjata dari dalam rekaman satelit Al Jazirah (sumber: @AJenglish)Read More

Percakapan Pengantin

Oleh Benny Arnas Koran Tempo, 31 Januari 2010 PERCAKAPAN mereka adalah gayung bersambut sepasang hati yang marun merahnya. Percakapan yang mengetuk gendang telinga penduduk langit. Percakapan sederhana dari sebuah kampung yang tak tertitik dalam peta, tak tertilik oleh sesiapa, pun tak terbetik dalam kabar. Namun, bila para nabi dan istri mereka, para sahabat nabi dan […]Read More

Batubujang

Oleh Benny Arnas Termaktub dalam antologi karya penulis terpilih (Emerging Writers) Ubud Writers & Reders Festival (UWRF) 2010 dengan judul “River Stones” terjemahan terjemahan Toni Polard. Alamakjang, seperti tak berotak saja apa yang berlaku di muka Anas! Ia benar-benar tak habis pikir, bagaimana penduduk menjadi sebegitu bodohnya. Mereka menyemen parit dengan batamerah, bahkan sebagian lebih gawat […]Read More

River Stones

Oleh Benny Arnas It was constantly on Anas’ mind how stupid the local people were. Building drains with clay bricks. Worse still, some of them even used besser blocks. Great! How brainless could they be.  Anas could plainly see what was happening before his very eyes. What do you suppose makes them think they don’t […]Read More

Poliglotisme & Akses Literasi

Oleh Benny Arnas Jawa Pos, 23 September 2023 Akhir April 2023, residensi menulis saya belum juga dimulai ketika perjalanan Jakarta-Muscat-Kuwait-Amsterdam seperti buru-buru memberi pelajaran tentang literasi. Berkah perjalanan. Jeni, gadis 29 tahun dengan tujuan akhir Frankfurt, menjadi pengantar pelajaran pertama. Ketika ia menjawab sapaan saya dalam bahasa Inggris dengan bahasa Indonesia, saya pun bangga sekaligus […]Read More

Tamasya

Oleh Benny Arnas Kurungbuka.com, 9 Juli 2023 WAKTU menunjukkan pukul sepuluh pagi. Saya bermaksud turun dari Simawang, daerah yang menjadi tempat Kuliah Kerja Nyata (KKN) kami. Kepala saya mumet karena sejumlah program KKN yang belum bisa dilaksanakan di kampung yang terletak di ketinggian itu. Saya ingin berjalan-jalan di pasar tradisional yang terletak tak jauh dari […]Read More

Sapi Dua Rakaat

Oleh Benny Arnas Republika, 17 Juli 2022 SETELAH memantaskan dirinya di cermin ruang tengah beberapa kali, Suklikulisu keluar. Di pekarangan, istri dan ketiga putranya yang masih SD sudah menunggu. “Papa sudah mesan tempat duduk tepat di belakang imam, Ma,” katanya ketika istrinya mempertanyakan alasan mereka harus berangkat ke masjid yang jaraknya hanya empat ratus meter […]Read More